Sudah pasti kehadiran Adam dirumah dengan segala tingkah polahnya yang polos dan lucu, semakin cerewet dan lantang sudah bisa menyampaikan keinginan dan berekspresi dengan kata-kata, dan karakter tak mau diam dan cukup pemberani untuk memenuhi rasa ingin tahunya sebagai balita yang kini berusia 18 bulan sebagai tokoh utama yang menarik keseluruhan perhatian kami kini. Masing-masing dari kami memiliki panggilan yang berbeda-beda untuk Adam. Teteh dan kakak ipar masing-masing memberi nama panggilan ‘Sayang Bunda’ dan ‘Sayang Ayah’, sementara sisanya memanggil Dam-dam, Jibrut, atau Aa Adam, dan saya memberi nama panggilan ‘Si Dudut’.
Tuesday, December 14, 2010
Sudah Mau Jadi Ayah
Sudah pasti kehadiran Adam dirumah dengan segala tingkah polahnya yang polos dan lucu, semakin cerewet dan lantang sudah bisa menyampaikan keinginan dan berekspresi dengan kata-kata, dan karakter tak mau diam dan cukup pemberani untuk memenuhi rasa ingin tahunya sebagai balita yang kini berusia 18 bulan sebagai tokoh utama yang menarik keseluruhan perhatian kami kini. Masing-masing dari kami memiliki panggilan yang berbeda-beda untuk Adam. Teteh dan kakak ipar masing-masing memberi nama panggilan ‘Sayang Bunda’ dan ‘Sayang Ayah’, sementara sisanya memanggil Dam-dam, Jibrut, atau Aa Adam, dan saya memberi nama panggilan ‘Si Dudut’.
Tuesday, December 07, 2010
Desember Belum Berakhir
Sudah lebih dari empat bulan terakhir saya menantikan hadirnya bulan ini, bulan desember, bulan dimana dua rencana besar atas pengharapan indah saya yang mendapati sinyal baik untuk menjadi sebuah realita.
Sudah lebih dari empat bulan terakhir ini pula saya mendedikasikan diri atas sebuah penantian dan persiapan pada sebuah impian besar dalam hidup ini, berimbas dengan hadirnya senyuman setiap malam sesaat sebelum takluk pada kantuk. Seolah mendapati hadiah tegukan air sejuk setelah beban dan lelah yang menjadi pencapaian sepanjang hari.
Tetapi kemudian, bagian dari perjalanan hidup yang seringkali tak pernah saya sukai tetapi mau tidak mau harius dihadapi, dimana seringkali bak' sepenggal potongan film atau bahkan rentetan opera sabun yang dipenuhi dramatisasi konflik, sesaat setelah senyuman berubah menjadi seringai menyambut hadirnya bulan dambaan, hanya dengan satu intrik yang hadir diluar rencana dan sialnya tak pernah terduga, dengan mudahnya berhasil menghancur-leburkan angan-angan.
Tetapi tekad tak akan membiarkan segalanya menjadi sebuah tragedi. Masih ada januari maupun mei, dan tak jadi soal bila harus desember lagi nanti. Bahkan, belum berakhir pun desember yang ada kini.
Wednesday, November 17, 2010
Hari Ini, Satu Tahun Yang Lalu.
Masih teringat dengan baik sebuah cerita hidup saya pada hari ini, satu tahun yang lalu. Di sebuah salah satu hari besar agama saya, Hari Raya Iedul Adha, saya berada dalam sebuah kondisi yang cukup pahit, terjebak dikamar kost tidak bisa kemana-mana. Tak ada sedikitpun kemampuan untuk mudik ke kota asal saya tempat keluarga saya berada, Bandung, merayakan hari raya ini bersama keluarga.
Entah kenapa pada waktu itu tak saya ceritakan kisah ini disini, tapi saya masih menyimpan dengan rapi beberapa foto yang saya abadikan dihari itu.
Friday, October 08, 2010
Malang In Pekanbaru
Hanya saja satu kejadian yang tidaak menyenangkan saya alami di kota ini, My Baby Nikon a.k.a kamera kesayangan saya terjatuh, berakibat penyok di lensa, sampai tak bisa digunakan kembali.
Baru satu spot dari kota ini yang berhasil saya abadikan lewat kamera tercinta, seperti pada foto yang terlihat diatas.
"Malang benar nasib ambo.. ?!?"
Thursday, July 01, 2010
Jalan-jalan ke Citengah

Melepas penat ke citengah yang berada di wilayah Sumedang sudah menjadi tradisi saya dan keluarga. Hal ini bisa saya lakukan bersama keuarga, sahabat-sahabat, atau hanya seorang diri saja. Dengan alasan bahwa ini adalah jalan-jalan keluar kota, tetapi lokasi yang tidak jauh dan mudah ditempuh, suasana pedesaan dengan pemandangan hamparan sawah, sungai, kolam ikan, dan pedesaan adalah kesukaan kami. Yang terutama adalah tempat tujuan yang tidak ramai, cocok bagi kami yang senang menyepi untuk berkumpul, bersantap bersama, atau sekedar mengobrol, yang teruatama untuk menyepi itu sendiri.

Sayangnya tak lama saya sampai di tempat ini, hujan lebat lah yang kemudian memanjakan saya.

Monday, June 21, 2010
Road Trip To Lampung

Namun, baru kesempatan ke Lampung beberapa waktu lalau lah, saya mulai berkeinginan mengabadikan setiap moment yang yang ingin saya ingat dari perjalanan itu. Dengan kata lain, baru kali itu lah saya punya kamera yang sedikit proper. heheheee...
mulai dari pemandangan yang memanjakan mata saya ketika melintasi selat sunda.

Menikmati tenggelamnya matahari.


Sunday, June 20, 2010
Sunset di Monas!

Pengalaman yang sebetulnya biasa bagi saya yang seringkali bolak-balik Jakarta - Bandung atau sebaliknya dengan menggunakan kereta api, transportasi umum favorit saya.
Hingga suatu hari, saya datang di Stasiun Gambir terlalu cepat, dengan jadwal kereta menuju Bandung selepas maghrib. Sudah pasti bosan sekedar berdiam diri di Gambir. Jalan-jalan keluar dari Stasiun, tentu malas dengan super macetnya Jakarta di jam-jam segitu. Segala upaya menghilangkan bosan didalam stasiun, mulai dari sekedar nongkrong di cafe-cafenya yang panas menambah bosan, hingga akhirnya seperti umumnya pemuda pengguna kereta api, nongkrong di jalur smoking area di gambir. Tak disangka, bagi saya yang tidak pernah merasa tertarik dengan wujud Monas (padahal saya pendatang untuk kota Jakarta), melihat pemandangan Monas menjelang maghrib bisa seindah itu, maka saya keluarkan kamera, mencoba kemampuan saya yang tengah belajar jeprat-jepret. Jadi saya sekedar ingin berbagi.
