Monday, August 02, 2010

Sudut Kosong



Ketika suara-suara itu terdengar kembali..

Suara-suara yang begitu merdu, tetapi tak ada yang tahu berasal dari wajah yang tengah sayu mengiringi derap langkah yang begitu bisu.


Tak ada lagi keluh, walau raga dibanjiri peluh

Tak ada air mata, bahkan ketika hati tengah meronta.


Ketika bibir tak mampu berkata, karena begitu sulit mengungkapkan yang tengah dirasa.

Amarah tengah bergejolak atas tangan yang begitu ingin memberi, tetapi kaki terbentur rasa malu mendapati realita atas hidup yang diberi!


Jiwa tengah bergemuruh ingin menggapai, tetapi hati tengah tergerus, bahkan oleh rasa rindu.


Walau tak lagi mendapati gelap, namun dunia dengan sedikit sinar ini masih memberi ruang sepi.


Kekosongan diri yang tengah mendamba atas suatu harga agar menjadi manusia yang mampu untuk tahu diri, berbagi, mendapati arti, bahkan membalas budi..




No comments:

Post a Comment